Dari dan Untuk Masyarakat, DAJ Bertekad Tegakan Keadilan

Jakarta, sentananews.com – PEMBINA III yang juga pendiri Dhipa Adista Justicia (DAJ) Poltak Hutadjulu, S.H, M.BA, M.H mengatakan DAJ sebagai Organisasi intelektual, agen perubahan, dan sosial kontrol yang berasal dari masyarakat dan untuk masyarakat merupakan aset pembangunan yang potensial, sudah sepantasnya peka terhadap aspirasi masyarakat serta pelaksanaan keadilan hukum yang dilaksanakan oleh pemerintah.

“Diharapkan DAJ mampu membantu masyarkat untuk mendapatkan keadilan, di salah satu sisi masyarakat harus berupaya menjadi pribadi yang mentaati UUD, dan di sisi lainnya memiliki kewajiban untuk mampu mengayomi masyarakat dan menjadi fasilitator atas semua keluhan masyarakat untuk mendapatkan keadilan,” kata Poltak di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Selain itu, kata Poltak, DAJ juga harus dapat mencapai target organisasi untuk kecerdasan di semua aspek baik intelektual, emosional, maupun spiritual.

“Sebagai LAW FIRM tentunya harus memberikan kontribusi positif dan mampu memberikan win-win solution di tegah-tengah lapisan masyaraka. DAJ merupakan suatu wadah untuk masyarakat yang berasal dari Perkumpulan Para Petinggi Purnawirawan TNI dan POLRI dan juga Para Pengacara Senior yang mana tugas dan fungsinya untuk membantu Masyarakat yang berasal dari berbagai kalangan untuk mendapatkan keadilan, dan pengabdian dalam membantu mendapatkan keadilan hukum bagi masyarakat,” jelasnya.

Menurut dia, Keberhasilan DAJ dicapai dari kolaborasi erat para pendirinya, yakni; Laksamana TNI (P) Tedjo Edhi Purdijatno.SH. Poltak Hutadjulu,SH.,MBA.,MH dan Nicho Hezron.,SH.,MBA Perbedaan karakter diantara ketiganya membentuk kekuatan sinergi.

Sebagai Pendiri Law Firm DAJ, Poltak sendiri adalah Pengacara Senior yang sangat berpengalaman di bidang Hukum, bidang Legal Consultants. Ligitasi dan Nonligitasi yang telah dijajakinya Puluhan tahun. didukung dengan kemampuan litigasi yang menonjol telah memberikan kemampuan penguasaan litigasi komersial yang sangat mendalam.

Pendiri lainnya, Laksamana TNI (Purn.) Tedjo Edhy Purdijatno, S.H. adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia yang menjabat sejak 27 Oktober 2014 hingga 12 Agustus 2015. Sedangkan Nicho Hezron.,SH.,MBA merupakan sosok yang dinamis dan memberikan inspirasi, Keahliannya menciptakan Jaringan (Networking) / Bisnis / agama / sosial dan juga Ahli dibidang analisa Hukum Pidana dan Perdata, penguasaan aspek hukum pasar modal, hukum serta sangat aktif dalam organisasi Profesional.

Mengusung semangat; “Pengabdian Pada Masyarakat dan Negara”, Law Firm DAJ, tegas Poltak, dituntut aktif bersama masyarakat untuk mensukseskan Keadilan. Untuk memenuhi tuntutan tersebut, lanjut dia, DAJ berusaha membaur dan bekerjasama dengan masyarakat demi Keadilan Hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya tempat dimana DAJ beraktifitas.

Menyikapi amanah Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat indonesia, menurut Poltak, DAJ berupaya responsif terhadap perubahan dinamika sosial dalam upaya mengayomi kaum yang lemah.

“Kondisi zaman selalu berubah dari waktu ke waktu dan tidak ada yang abadi kecuali perubahan itu sendiri. Law Firm Dhipa Adista Justicia ada untuk menjawab tantangan zaman yang terus berubah itu dengan pola dan strategi perjuangan yang tepat dengan kondisi zamannya. Langkah prioritasnya adalah menyediakan wadah berhimpun, memiliki sekretariat untuk kelancaran jalannya roda organisasi, menghimpun data best, melakukan rekruitman atau pengkaderan, dan program kerja yang bernilai guna untuk masyarakat umumm” ungkapnya.

Oleh karena itu, menurut Poltak, untuk menunjang prioritas di atas diperlukan regenerasi estafet kepemimpinan yang merupakan proses formal dalam suatu organisasi. Bahwa dengan keyakinan yang penuh untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan usaha yang nyata dengan dijiwai semangat kerukunan, kerjasama, persatuan dan kesatuan oleh segala unsur demi tercapainya cita-cita bersama yang luhur.

Adapun struktur organisasi DAJ asalah sebagai berikut; Pembina I-III (Pendiri) Laksamana TNI (P) Tedjo Edhi, S.H, Nicho Hezron, S.H, M.BA, Poltak Hutadjulu.

Penasehat; Laksda TNI Ir, Agus K Budi Utomo, S.H, Irjen Pol (P) Dr, Drs, Syahrul Mamma S.H, M.H, Irjen Pol (P) Drs, Wisnu Amat Sastro, S.H, M.H, Irjen Pol (P) Drs. Nandang Jumantara, S.H, Irjen Polo (P) Dr, H, Anas Yusuf, Dipl,Krim.SH.M.Hum. Irjen Pol (P) ADV. Harwiyanto, S.H. M.Hum, Irjen Pol (P) Drs, Bambang Abimanyu, MM, Brigjen Pol (P) Drs, Setiadi Priyo Leksono,S.H, Brigjen Pol (P) Drs, Idris, S.H, M.H, Brigjen Pol(P) Drs, Surojauhari, S.H, M.Si, Brigjen Pol (P) Drs, Herry Prastowo, S.H, M.Si, Brigjen Pol (P) Drs, Robinsar Damanik, S.H, Brigjen Pol (P) Drs, Rusman, Brigjen Pol (P) Drs, Jannes Sinurat, S.H, Brigjen Pol (P) Drs, Agus Sofyan Abadi, S.H.

Ketua Umum; Brigjen Pol (P) Drs, Siswandi, Wakil Ketum; Drs, Frankie S Pakpahan,S.H, Sekretaris Jenderal; Drs, Firman Hut, Bendahara; Lukman Djuhari, ST dan Kakorwas; Drs, J.A. Timisela, S.H, M.Si.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *