Nasional

Kowarsum Dipha Adista Justicia”Silaturahmi Modal Awal Karena Media

Kowarsum Dipha Adista Justicia”Silaturahmi Modal Awal Karena Media

Berita, Nasional
Dengan Kemeriahaan Silaturahmi Lembaga Bantuan Hukum sukses, Yang mana Terselenggara Acara ITU Di Salah Satu Restaurant mewah di Jakarta Barat, dengan Menciptakan keadilan Untuk Para Masyarakat agar Bisa mendapatkan Nilai Hukum Sesuai Dengan Pancasila, Ujar Ketua Pembina Dipha Adista Justicia KETUA LAKSAMANA TNI(P)TEDJO EDHI PURDIJATNO.SH Sebagai ketua Umum Dipha Adista Justicia BRIGJEN POL(P)DRS.BUDHI SUPRAYITNO.SH.MSi Setiap tahun wajib silaturahmi bersama sama Dan Para Pengacara Kita Pun Akan siap membantu Siapa saja khusus’Nya Orang Yang tidak Mampu membayar Pengacara untuk mendapatkan keadilan di negeri INI, Disela acara Kongko kongko Para Pejabat Negara INI Menghadirkan Artis Ibu Kota Dan Mempunyai sesi acara Door pries yang di menangkan Para Anggota Yang Dhipa Adista Justicia
Brigjend Pol (P) Drs.Siswandi Hadiri Silaturrahmi Nasional Keluarga Besar DAJ Dan MBIN

Brigjend Pol (P) Drs.Siswandi Hadiri Silaturrahmi Nasional Keluarga Besar DAJ Dan MBIN

Berita, Nasional
Jakarta,MPW,- Mengangkat Tema Mewujudkan Kebersamaan Dalam Penegakan Hukum Keluarga Besar Dhipa Adista Justica (DAJ) dan Media Buana investigasi Nusantara (MBIN)gelar Silaturrahmi Akbar Nasional dalam acara tersebut di hadiri oleh segenap Pengurus Dewan Pimpinan Pusat dan juga pengurus Dewan Pimpinan Daerah dari berbagai daerah, 14 provinsi dan 31 kota/kabupaten yang ada di indonesia juga para tamu undangan acara di laksanakan di The Royal Jade Restorant Season City Jakarta Barat,20-10-2017 Dalam kesempatan ini Selaku Penasehat Bapak Brigjend Pol (P) Drs.Siswandi dalam sambutan nya menekankan perlunya sinerji bersama Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) untuk bersama sama menyelamatkan anak bangsa dari bahaya Narkoba dan bagi yang menjadi pengguna agar bisa di sembuhkan juga diselamatkan...
Artis Tersangkut Narkoba Harus Diklasifikasi Dalam Rehabilitasi

Artis Tersangkut Narkoba Harus Diklasifikasi Dalam Rehabilitasi

Berita, Nasional
<a href="http://www.investigasi.org/wp-content/uploads/2017/09/IMG_20170824_094655.png"><img class="alignnone size-full wp-image-88652" src="http://www.investigasi.org/wp-content/uploads/2017/09/IMG_20170824_094655.png" alt="" width="618" height="440" /></a> anyaknya Artis Indonesia yang tersangkut kasus narkoba Memang perlu adanya klarifikasi pada masyarakat umum untuk memahami bahwa tidak serta merta artis yang tertangkap tidak semua bisa dengan mudah mengajukan rehabilitasi. Brigjen Pol Drs Siswandi selaku penasehat Gerakan Peduli Anti Narkoba ( GPAN ) mengatakan Karena mereka akan menganggap siapapun elemen yang berhasil membawa mereka keluar dari kasus utama keterlibatan dalam kasus narkoba justru di salah artikan sebagai pelindung si artis pengguna narkoba aga...
Aris Budiman Blak-Blakan soal Intrik dan Tukang Pembocor KPK

Aris Budiman Blak-Blakan soal Intrik dan Tukang Pembocor KPK

Berita, Hukum, Nasional, Politik
Jakarta, CNN Indonesia — Meski dilarang pimpinan, Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigadir Jenderal Polisi Aris Budiman tetap datang memenuhi undangan Panitia Khusus Angket DPR. Dari situlah, prahara dimulai. Intrik, klik dan friksi antarkelompok di tubuh KPK pun seketika menyeruak. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 ini, bermaksud mengklarifikasi tudingan yang kerap menghampiri dirinya. Aris mengaku kebijakan diambilnya sebagai Direktur Penyidikan selalu ditentang Novel Baswedan Cs. Mantan Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri itu merasa tak seperti Direktur Penyidikan di KPK, karena seperti ‘diatur’. Sebelum bekerja di KPK, Aris pernah menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro. Aris masuk di KPK per 16 September 2015, saat dila
GPAN Pertanyakan Kejaksaan Agung: Kapan Sindikat Narkoba Dieksekusi Mati?

GPAN Pertanyakan Kejaksaan Agung: Kapan Sindikat Narkoba Dieksekusi Mati?

Hukum, Nasional
KONFRONTASI - Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) mempertanyakan Kejaksaan Agung soal rencana eksekusi mati terhadap sindikat narkoba yang telah divonis mati. GPAN sangat mendukung upaya Kejaksaan Agung untuk mempercepat eksekusi mati tersebut. "Pancasila adalah Sumber dari segalah sumber hukum, Indonesia adalah negara berdasarkan hukum, Hukum adalah Panglima bagi penegakan hukum dan selama masih menganut azas Hukum, dan masih diberlakukannya hukuman Mati maka pihak mana pun tidak boleh mengintervensi hukum" kata Pembina GPAN Brigjen Pol Siswandi kepada redaksi, Selasa (5/9) di Jakarta. Siswandi menjelaskan Narkoba adalah pembunuh anak bangsa. "Berjuta juta-juta ekstasi diungkap, Ber Ton- Ton Shabu diungkap. Berapa korban yang meninggal akibat Narkoba, apa kita kalah melawan para ban...
Penyuluhan gerakan Peduli Anti Narkotika ( GPAN) ke UNiversitas Budi Luhur Ciledug

Penyuluhan gerakan Peduli Anti Narkotika ( GPAN) ke UNiversitas Budi Luhur Ciledug

Berita, Nasional
Senin, 4 september universitas budi luhur yang beralamat di pesanggrahan ciledug Tangerang selatan menyelenggarakan orientasi mahasiswa  baru sebanyak 1608 mahasiswa dan siswi . Acara di buka oleh pengenalan baju adat dari provinsi indonesia dan beberapa dari international seperti italia,belanda,cina,mesir dLL juga beberapa tarian. Dengan isu isu sara yang beredar dan berkembang saat ini universitas budi luhur di orientasi pendidikan tahun 2017 mengangkat tema budi luhur wujud kebhinekaan. dalam acara tersebut berisikan deklarasi bela negara dan anti Narkoba dari Badan Narkotika Nasional, deklarasi tersebut di berikan langsung oleh narasumber brigjen polisi drs.siswandi dari BNN Pentingnya kepedulian tentang narkotika bagi para pemuda yang baru memasuki jenjang perkuliahan sangatla
Pembina GPAN: Artis Jadi Bandar Narkoba Pantas Dihukum Berat

Pembina GPAN: Artis Jadi Bandar Narkoba Pantas Dihukum Berat

Hukum, Nasional
JAKARTA, TELEGRAM – Pembina Organisasi Masyarakat Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN), Brigjen Pol Drs Siswandi mengatakan artis yang tertangkap aparat dalam kasus penyalahgunaan narkoba tidak serta merta dengan mudah mengajukan rehabilitasi. Bila Artis tertangkap dan diketahui sebagai bandar narkoba maka pantas untuk dihukum berat sesuai peraturan perundang-undangan. “Jangan sampai ada anggapan, siapapun elemen yang berhasil membawa mereka keluar dari kasus, utamanya keterlibatan dalam kasus narkoba justru disalahartikan sebagai pelindung si artis pengguna narkoba agar terhindar dari jerat hukum,” kata Siswandi kepada redaksi Kamis (24/8) di Jakarta.
Sindikat Saracen Dibayar Puluhan Juta untuk Sebarkan Isu SARA

Sindikat Saracen Dibayar Puluhan Juta untuk Sebarkan Isu SARA

Hukum, Nasional
Jakarta - Polisi menangkap sindikat Saracen, yang kerap menyebarkan isu SARA di media sosial. Sindikat Saracen kerap mengirimkan proposal kepada beberapa pihak terkait jasanya untuk menyebarkan ujaran kebencian bernuasa SARA di media sosial. Setiap proposal mempunyai nilai hingga puluhan juta rupiah. "Mereka menyiapkan proposal. Dalam satu proposal yang kami temukan itu kurang-lebih setiap proposal nilanya puluhan juta per proposal," ujar Kasubdit 1 Dit Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Irwan Anwar di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (23/8/2017).
Brigjen Pol Drs Siswandi: Tidak serta merta artis tertangkap narkoba dapat ajukan rehabilitasi

Brigjen Pol Drs Siswandi: Tidak serta merta artis tertangkap narkoba dapat ajukan rehabilitasi

Hukum, Nasional
Banyaknya Artis Indonesia yang tersangkut kasus narkoba Memang perlu adanya klarifikasi pada masyarakat umum untuk memahami bahwa tidak serta merta artis yang tertangkap tidak semua bisa dengan mudah mengajukan rehabilitasi. Brigjen Pol Drs Siswandi selaku penasehat Gerakan Peduli Anti Narkoba ( GPAN ) mengatakan Karena mereka akan menganggap siapapun elemen yang berhasil membawa mereka keluar dari kasus utama keterlibatan dalam kasus narkoba justru di salah artikan sebagai pelindung si artis pengguna narkoba agar terhindar dari jerat hukum. “Jadi saya kira memang harus ada system sosialisasi pemilahan untuk kasus kasus narkoba. Dan drug amnesty memang salah satu kendaraannya, ” jelasnya. Ia mengharapkan degan adanya statement dari Buwas yang akan menindak tegas sekalipun dia seor