PENDIRI DHIPA ADISTA JUSTICIA IRJEN POL (P) DRS. KAMIL RAZAK.SH.,MH MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM KEPADA PELAKU USAHA DALAM MEMULIHKAN EKONOMI BANGSA

Dalam upaya melaksanakan
Program Pemulihan Ekonomi
Nasional, Pendiri Law firm
D h i p a A d i s t a J u s t i c i a
Laksamana TNI (P) Tedjo Edhi
Purdijatno.SH dan Inspektur
Jenderal Polisi (P) Kamil
Razak. SH.,MH dan juga
sebagai Pendiri Law firm
Dhipa Adista Justicia terus
memberikan dukungan kepada
UKM dan Pelaku Usaha.
U K M d a n P e l a k u U s a h a
merupakan pilar terpenting
dalam Perekonomian Indonesia.
Jumlah UKM dan Pelaku Usaha.
di Indonesia sangat besar, di
mana komposisi Usaha Mikro
dan Kecil sangat dominan dari keseluruhan sektor usaha.
Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak buruk terhadap UKM
dan Pelaku Usaha. Sesuai rilis data mayoritas UKM dan Pelaku Usaha.
merasakan dampak negatif dari pandemi ini dan hanya sebagian kecil
yang mengalami pertumbuhan positif.
Hasil survey dari beberapa lembaga menunjukkan bahwa pandemi ini
menyebabkan banyak UKM dan Pelaku Usaha. kesulitan melunasi
pinjaman serta membayar tagihan listrik, gas, dan gaji karyawan.
Beberapa diantaranya sampai harus melakukan PHK. Kendala lain yang
dialami UKM dan Pelaku Usaha., antara lain masalah Keamanan dan
Perlindungan Hukum “Oleh sebab itu, Law firm Dhipa Adista Justicia
berupaya memberikan Perlindungan Hukum melalui Bekerjasama
dengan beberapa instansi terkait, ujar ‘’Inspektur Jenderal Polisi (P)
Kamil Razak. SH.,MH “ dalam Pemulihan Ekonomi bangsa dan negara
di Sektor UKM dan Pelaku Usaha.
Pandemi Covid-19 mengubah Perilaku Konsumen dan Peta Kompetisi
Bisnis yang perlu diantisipasi oleh para pelaku usaha akibat adanya
pembatasan kegiatan. Konsumen lebih banyak melakukan aktivitas di
rumah dengan memanfaatkan teknologi digital. Sedangkan perubahan
lanskap industri dan peta kompetisi baru ditandai dengan empat

karakeristik bisnis yaitu
Hygiene, Low-Touch, Less-
Crowd, dan Low-Mobility.
Perusahaan yang sukses di
era pandemi merupakan
perusahaan yang dapat
b e r a d a p t a s i d e n g a n 4
karakteristik tersebut.
Dengan begitu, pelaku usaha
t e r m a s u k U K M p e r l u
b e r i n o v a s i d a l a m
memproduksi barang dan jasa
sesuai dengan kebutuhan
pasar. Mereka juga dapat
menumbuh-kembangkan
berbagai gagasan/ide usaha
b a r u y a n g j u g a d a p a t
b e r k o n t r i b u s i s e b a g a i
pemecah persoalan sosial-
ekonomi masyarakat akibat
dampak pandemi
“Dhipa Adista Justicia berharap semoga Perlindungan Hukum ini
dapat mendorong UKM dan Pelaku Usaha untuk kembali pulih di masa
pandemi ini ”tutur Inspektur Jenderal Polisi (P) Kamil Razak.
SH.,MH. Perlindungan Hukum untuk mendukung UKM dan Pelaku
Usaha berhasil menjadi bantalan dukungan bagi dunia usaha,
khususnya bagi sektor informal dan UMKM dan Pelaku Usaha untuk
bertahan dalam menghadapi dampak pandemi. Selain itu, ini juga dapat
membantu dalam menekan penurunan tenaga kerja.
dalam UU Cipta Kerja adalah mengenai kemudahan, pelindungan,
dan pemberdayaan UKM dan Pelaku Usaha. Pemerintah berharap
melalui UU Cipta Kerja, UKM dan Pelaku Usaha dapat terus
berkembang dan berdaya saing.
“Pada prinsipnya Law firm Dhipa Adista Justicia sudah menyiapkan
berbagai program dan kebijakan baik dalam konteks Pemulihan
Ekonomi Nasional maupun beberapa program yang ke depannya kita
harapkan betul-betul dapat memberikan kemudahan, perlindungan dan
pemberdayaan bagi UKM dan Pelaku Usaha kita,” tutupnya.
(Inspektur Jenderal Polisi (P) Kamil Razak. SH.,MH)